Selasa, 14 Februari 2012

Sambungan... SEFT mengatasi obesitas


1. membahas efek MSG terhadap kegemukan.

Apakah seorang yang memiliki nafsu makan yang tinggi? jika IYA, mungkin saja karena adanya faktor penyedap makanan yang membuat ketagihan, sehingga ingin  makan terus dan makan lebih banyak lagi.
Penyedap makanan yang paling banyak di pakai di Indonesia adalah MSG (monosodium glutamate) atau biasa di sebut vetsin.  MSG inilah yang menyebabkan sebuah masakan menjadi lebih gurih dan nikmat. Yang menjadi pertanyaan, apa efek MSG bagi tubuh kita?, yang jelas efek MSG ini akan menyebabkan kita ketagihan untuk makan dan makan terus yang tentunya menyebabkan kita menjadi gemuk.

Adapun efek samping MSG bagi kesehatan masih menjadi kontroversi, mengingat penelitian tentang MSG masih sangat kurang. Namun yang jelas efek MSG ini dapat menyebabkan seseorang menjadi alergi, gejala alergi yang timbul adalah pusing2, mual, muntah dan gatal. Penelitian terhadap MSG menunjukkan menunjukkan 80% menimbulkan alergi dengan gejala - gejala seperti di atas.
Mengapa MSG dapat menyebabkan anda ketagihan? Sebab MSG dapat langsung merangsang sel - sel otak kita secara berlebihan, sehingga secara tidak sadar sel otak kita akan meminta kembali bahkan  bisa lebih banyak lagi, sehingga jangan heran jika seseorang akan merasa kurang jika belum menambahkan MSG ke dalam makanannya. Apakah , salah satu orang yang selalu menambahkan vetsin/MSG ke dalam makanannya, jika IYA, mulailah dari sekarang menguranginya.

MSG di temukan hampir semua industry makanan di Indonesia terutama makanan anak - anak seperti snack, penyedap makanan bermerk, restoran, café, bakso, makanan kaleng, saos, kecap dll. Sehingga sangat sulit menghidar dari MSG ini. Oleh karena itu mengurangi MSG dan memakainya sedikit mungkin adalah hal yang terbaik untuk mencegah overdosis MSG yang dapat menimbulkan efek samping jika berlebihan.

Tips menghadapi masalah MSG/vetsin :
1.       Jika anda pecandu MSG dalam masakan anda, maka mulailah menguranginya dengan memakai bumbu alami atau rempah - rempah seperti bawang merah/putih, jahe, ketumbar, kencur, daun pandan, daun sage,  tyme, minyak zaitun, lada merah, cabe rawit, minyak zaitun, cuka apel, kayu manis dll.
2.       Menghindari snack, snack mengandung kadar MSG yang sangat tinggi, bahkan banyak perusahaan yang tidak mencantumkan MSG dalam label makanannya.
3.       Jika anda membeli bakso, maka perhatikan takaran MSG/vetsin yang di pakai oleh tukang bakso/mie ayam, umumnya tukang bakso menambahkan vetsin sekitar 1 sendok teh, ini sdh overdosis kawan, cukup sedikit saja, tidak perlu banyak - banyak. Saya yakin yang menyebabkan rakyat Indonesia ketagihan makan bakso karena kadar vetsin sangat tinggi yang di berikan oleh tukang bakso, belum lagi lemak cairan kaldunya yang sangat tinggi menyebabkan mudah menjadi gemuk. Saya anjurkan dalam sebulan maksimal 2 kali makan bakso untuk mencegah kegemukan.
4.       Jika anda pecinta kuliner dan sering jajan di restoran dan café maka carilah yang menawarkan masakan organic atau alami.

Selain MSG, harus memperhatikan pemanis buatan (artificial sweetener) pada sebuah produk makanan. Pemanis buatan adalah pemanis yang terbuat dari bahan kimia. Yang termasuk pemanis buatan adalah : aspartame, sukrosa, saccharin, sorbitol, dextrose. Untuk melihat jenis pemanis buatan dapat di lihat pada label produk makanannya, yang paling sering di pakai adalah aspartame.

Efek dari pemanis buatan jika terlalu sering akan menyebabkan kita gemuk, karena pemanis buatan menimbulkan kecanduan dan mempercepat rasa lapar. Anda juga jangan terlalu cepat percaya jika ada produk makanan yang mecantumkan "no fat" "no calorie" atau "sugar free" karena umumnya produk - produk tersebut memakai pemanis buatan.  Jadi telitilah sebelum membeli. 
............bersambung.......
SEFT mengatasi Obesitas@@Diet sehat tanpa obat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar